GURU SMAN 3 SUKADANA

Kepala Sekolah, Guru, beserta STAF di SMA Negeri 3 Sukadana

PERESMIAN SMAN 3 SUKADANA

Dewan guru bersama Siswa-siswi SMA Negeri 3 Sukadana pada saat Peresmian di Teluk Batang

PPK SMAN 3 SUKADANA

Gerakan Mencium Tangan Orang Tua Sebelum Berangkat dan Setelah Pulang Sekolah

HINDARI NARKOBA

NARKOBA, Membunuh Anak Negeri, Memusnahkan Generasi

STRUKTUR ORGANISASI SMAN 3 SUKADANA

Tahun Pelajaran 2017/2018

VISI MISI

Visi dan Misi SMA Negeri 3 Sukadana

SMA NEGERI 3 SUKADANA

Sabtu, 07 April 2018

Kisah ikan mencari air


Suatu hari seorang ayah dan anaknya sedang duduk berkelah di tepi sungai. Si ayah kemudian mengambil bekal air dan meminumnya.

"Segar betul air ni..", si ayah berkata kepada anaknya.
“Air ini ciptaan Allah yang luar biasa, ia boleh menghilangkan dahaga dan menambahkan tenaga. Air adalah sumber kehidupan makhluk yg hidup di muka bumi ini, tanpa air semua makhluk hidup akan mati.”

Pada saat yang sama, seekor ikan mendengar percakapan itu dari bawah permukaan air, ia menjadi gelisah dan ingin tahu apakah yang dikatakan air itu, yang kedengarannya segar, ciptaan Allah yang luar biasa, dapat menghilangkan dahaga dan menambah tenaga, dan sumber kehidupan makhluk hidup, serta tanpa air semua makhluk hidup akan mati.

Ikan itu berenang dari hulu sampai ke hilir sungai sambil bertanya kepada setiap ikan yang ditemuinya, “Hei, tahukah kamu di manakah air ? Aku telah mendengar perbualan manusia yang luar biasa tentang air.”
Ternyata semua ikan tidak mengetahui di mana air itu, si ikan semakin gelisah, lalu ia berenang menuju mata air dan bertemu dengan temannya Si Katak.

Si Ikan bertanyakan hal yg sama kepada Si Katak, “Katak, tahukah kamu di manakah air ?”
Katak pun tertawa dan menjawab , “Tak usah gelisah temanku, air itu telah mengelilingimu, sehingga kamu tidak menyedari kehadirannya. Memang benar, air itu luar biasa, sumber kehidupan dan tanpa air kita akan mati. Tetapi untuk mengetahuinya mari ikut aku..", Si katak melompat ke atas daun teratai diikuti oleh ikan.

"Hap...hap...hap aku disini tidak boleh bernafas..", kata ikan, dan ikan pun melompat kembali ke dalam air sungai. Akhirnya ikan tersebut memahami apa itu air, dan air itu memang luar biasa dan sumber kepada kehidupannya.

Manusia kadang-kadang mengalami situasi seperti si ikan, mencari ke sana ke mari tentang kehidupan dan kebahagiaan, padahal dia sedang menjalaninya dan menyelaminya, bahkan kebahagiaan sedang mengelilinginya sehingga dia sendiri tidak menyedarinya.

Nikmat Allah itu seperti air di sekeliling ikan, sangat banyak meliputi kehidupan kita, sehingga kita terkadang tak sedar bahwa semuanya adalah nikmatNya. Kita mengeluh mendapat musibah, padahal kita tidak pernah bersyukur atas nikmat yang tak terhingga.

Kita merasakan nikmat sehat bila kita sakit,
Kita merasakan nikmat kaya, setelah kita jatuh miskin,
Kita merasakan nikmat kasih sayang setelah orang yg dekat dgn kita tiada,

Seperti ikan merasakan nikmat air ketika dia di daratan.
Firman Allah : “Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dari segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghitungnya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).”
( Ibrahim, ayat 34)

Minggu, 01 April 2018

Bahagia Ku Menghilang

Tuhan..
Takdir yang kau utuskan tak pernah salah, hanya saja umat manusia yang tak percaya!!!
Ombak pasir yang berbicara.
Sujudku kepadamu tak mengenal lelah, aku percaya semua ada hikmahnya...
Perlahan ku langkahkan kakiku kemana???
Karna sudah banyak yang ku rasa semuanya menyerap dan menggempur dalam jiwa.

Disetiap kesempatan yang sama kenapa tak pernah ku coba!!
Hidup didunia hanya sementara.
Manusia dan binatang sama saja!
Sama² mencari makan hanya saja kau ciptakan manusia memiliki kelebihan akal dan sehat ..
Ku langkahkan kakiku perlahan demi perlahan dan kupastikan untuk tidak melihat kebelakang bukan tak berani tapi aku sadar bahwa profesionalitas kutak sesuai dengan kenyataan!!!

Tuhan..
Semuanya kau utuskan dengan cara berbeda!
Ingin ku gali gundukan itu dan mencabut papan nama setiap dukaku.
Biarlah nafasku memeluk tentangmu puisi gelap menimangku
Sajak berairmata merangkulku dan merambatkan tiap ratap disekitar gelap seolah kau utus jangkrik untuk memejamkan lelahku.

Nyanyi cerita tentang dahaga merindu seolah kau titip kan restumu lewat dingin malam menyuap !!!
Mungkin kita hanya perlu merenung sejenak agar sadar bahwa kita dipertemukan untuk melawan congkaknya dunia, bukan melawan satu sama lain...!!!
Matahari telah terbenam, ku rasa aku harus melangkahkan kakiku untuk pulang tapi perasaan berat untuk menciptakan keberanian seakan aku tak punya tekad untuk melawan serangan itu ...
Ku katakan pada bulan untuk menerangiku sejenak malam ini, aku janji aku takkan pernah membebani mu lagi !!!

Tuhan..
Kau ajarkan aku untuk berkata Jangan kau merasa kau pandai dalam semua hal hanya karna kau pintar...!!
Jangan kau anggap dirimu beruntung hanya karna kau kaya, hingga kau lupa dirimu siapa ??
Jangan kau abaikan sesuatu yang kau miliki hanya karna mudah kau dapat ...
Jangan kau sesali masa lalu hanya karna kau tersakiti ...

IBARATNYA
Jangan kau sebrangi arus yg mengalir deras hanya karna kau pandai berenang.
Temani nakalku hingga aku lelah, lalu hijrah dan menjadi baik bagimu .
Karna kita tidak dapat merubah cacian orang menjadi sorakan tepuk tangan..


KETIKA HATI BERBICARA

Pasir putih di tepi pantai berkata
Untuk perubahan diri
Apapun bisa terjadi, bukan untuk dipuji melainkan uji kompetensi
Tak perlu kau takuti.
 Niat tindakan dan perubahan dambaan kaum akhy dan ukhty
Terima kasih Tuhan kami

Kita tidak bisa menjadi bijak karna kebijakan orang lain tapi kita bisa berpengetahuan karna pengetahuan orang lain
Degub yang ku rasa mustahil untuk ku rasakan lagi kembali mengetuk dinding jantung ku yang kaku..
Menghujani hati ku yang sudah lama kemarau kala retina mata ku menangkap sebuah simpul senyum atas ridho mu !!!

 Dan waktu adalah ibadah karena setiap detik harus bernilai apapun aktivitasnya. Karna apa ??? Digulung hari demi hari, bulan dan tahun tanpa terasa nafas ku terus berjalan seiring jalan nya waktu,setia menuntun ku ke pintu kematian...
Manusia hanya pengendara diatas punggung usia nya, 1 hari berlalu berarti 1 hari pula berkurang usia ku ..
Kekerasan dalam hidup ini ga perlu dinikmati dimiliki cukup jalani !!!
Memang tidak ada manusia yang sempurna,namun jangan jadikan itu sebagai alasan untuk membenarkan sebuah kesalahan..!!

Hanya ada 2 pilihan untuk memenangkan kehidupan ini yaitu keberanian atau keikhlasan.
Jika tidah berani maka ikhlaslah menerima, jika tidak ikhlas beranilah mengubahnya!!
Terhanyutlah bangkai itu !!!
Di jalur ujian yang terperungu kau ajarkan aku tentang sebuah chord lagu ....
 Angin bertiup matahari memancar
Akan ku nikmati setiap bait rindu agar aku tak merasa sepi saat diri menginginkan hadir mu
Mengenang masa lalu seperti melibatkanmu !!!
Ku ingin mentari terbenam di ufuk barat, ku kirim kan sebuah surat yang tak berujung tombak

Hidup banyak berjanji, dan kini janji itu akan di bawa mati !!!
Bukan tentang siapa siapa
Semuanya tentang cerita kita
Yang memilik skenario yang berbeda
Aku percaya TUHAN selalu ada
Disaatku langkah kan kaki ku kemana

Aku hanya mengikuti hati yang berbicara.
Kenyataan nya..!!
·Ada yang baik menjadi buruk
·Ada yang buruk menjadi baik
·Ada yang baik semakin baik,dan
·Ada pula yang buruk semakin buruk.
Entah sekarang aku yang tuli atau mereka yang tidak pernah mengerti...!!!

LOKASI SMA Negeri 3 Sukadana

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA